Ribuan Botol Berisi Air Zamzam Terbuang Sia-sia

Ribuan Botol Berisi Air Zamzam Terbuang Sia-sia

Makkah, Arab Saudi – Menjelang fase pemulangan jamaah haji Indonesia, petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi kembali menemukan ribuan botol air zamzam yang disembunyikan di dalam koper bagasi dan kabin jamaah. Upaya menyembunyikan air zamzam di dalam koper ternyata sia-sia. Otoritas Arab Saudi menegaskan seluruh botol zamzam yang dibawa jamaah dalam bagasi maupun kabin akan terdeteksi melalui pemeriksaan x-ray, dibongkar dari koper, dan disita sebelum penerbangan.

Baca Juga : Haji Khusus Resmi DP Cukup 10 Juta Saja!

Jemaah haji diimbau tidak memasukkan botol air zamzam ke dalam koper bagasi maupun koper kabin saat kepulangan ke Tanah Air. Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) menegaskan, air zamzam yang disimpan dalam botol lalu dibungkus lakban atau disamarkan dengan cara apa pun tetap akan terdeteksi melalui pemeriksaan X-ray di bandara.

Air zamzam merupakan salah satu barang yang dilarang dimasukkan ke dalam koper bagasi maupun kabin pesawat. Meski demikian, masih banyak jamaah yang berupaya membawa tambahan air zamzam untuk oleh-oleh keluarga dan kerabat di Tanah air.

Baca Juga : Macam-macam Haji

Petugas menjelaskan bahwa keberadaan air zamzam dalam jumlah besar di bagasi dapat mengganggu prosedur keamanan penerbangan dan berpotensi menimbulkan risiko keselamatan. Selain itu, proses pembongkaran koper yang berisi barang terlarang juga dapat memperlambat penanganan bagasi dan berpotensi menyebabkan keterlambatan penerbangan.

“Jangan memasukkan air zamzam ke dalam koper,” kata Juru Bicara Kemenhaj, Ichsan Marsha saat konferensi pers di Makkah, Kamis (5/6/2026). “Larangan ini berlaku bagi seluruh jemaah tanpa terkecuali karena dapat menghambat proses pemeriksaan dan distribusi bagasi,” tambahnya.

Baca Juga : Tata Cara Pelaksanaan Manasik Umrah

Kejadian ini menjadi pelajaran penting bagi seluruh jamaah haji maupun calon jamaah umrah agar selalu mematuhi aturan penerbangan yang berlaku. Selain menghindari pemborosan, kepatuhan terhadap ketentuan bagasi juga membantu kelancaran proses pemulangan jamaah dan menjaga keselamatan seluruh penumpang pesawat.

PT. Amanu mengimbau seluruh jamaah umroh maupun haji untuk selalu mengikuti setiap arahan petugas dan ketentuan maskapai terkait barang bawaan. Dengan demikian, perjalanan ibadah dapat berlangsung lebih tertib, nyaman, dan penuh keberkahan.

 

Editor : Gus Agus