Koper dibongkar bawa air zamzam

Viral Larangan Membawa Cairan atau Air Zamzam di Koper

September 2025 – Larangan membawa cairan berlebih atau air zamzam di koper sedang ramai dan viral akhir-akhir ini diberbagai platform media sosial. Beredar video pembongkaran koper jamaah umroh sebagai langkah antisipasi petugas handling di Saudi terkait membawa air zamzam. Banyak juga koper-koper jamaah juga yang sampai tertahan di Bandara Saudi karena kedapatan membawa cairan yang melebihi batas atau air zamzam dalam jumlah banyak.

Beberapa hari ini jamaah umroh khususnya jemaah Indonesia, kerap dibuat bingung dengan kebijakan maskapai penerbangan yang melarang jemaah membawa air zamzam di dalam koper bagasi. “Dulu aman-aman saja ketika membawa air zamzam dalam jumlah yang banyak pas kepulangan, tapi kok sekarang susah ya? sampai koper saya dibongkar sama tim handling dan ada juga yang sampai koper tertahan dan belum bisa balik” ujar salah satu jamaah umroh ketika diwawancarai. Kebijakan ini menuai pro dan kontra, terutama karena air zamzam memiliki makna spiritual dan kasiat bagi umat muslim. Lantas, apa alasan di balik kebijakan ini? Dan bagaimana cara jemaah menyikapi aturan tersebut?

Info Penting : Umroh Liburan Akhir Tahun 2025 Paket 12 Hari, Harga Ekonomis

Alasan maskapai menerapkan larangan ini adalah

  1. Keamanan Penerbangan
    Cairan termasuk air zamzam, tergolong sebagai cairan berbahaya dalam penerbangan jika dalam jumlah yang besar. Cairan yang tumpah atau bocor dapat menyebabkan kerusakan dan mengganggu sistem pesawat. Cairan yang dibawa di dalam koper sering kali tidak dikemas dalam wadah yang standar, sehingga risiko kebocoran menjadi sangat tinggi. Maskapai penerbangan memiliki batasan berat maksimal untuk koper bagasi yang sangat ketat. Banyak jemaah umrah yang mengisi koper mereka dengan air zamzam dalam jumlah yang besar, melebihi batas berat yang diizinkan. Hal ini dapat memengaruhi keamanan dan keseimbangan pesawat secara keseluruhan.
  2. Aturan IATA (International Air Transport Association)
    IATA merupakan organisasi penerbangan internasional yang mengatur standar dan prosedur penerbangan. IATA menetapkan bahwa berat cairan maksimal 100ml termasuk air zamzam tidak boleh diangkut sebagai bagasi terdaftar (koper) dalam jumlah besar karena alasan keamanan. Larangan ini berlaku untuk semua maskapai yang merupakan anggota IATA. Jemaah umrah tetap akan mendapatkan gratis 5 liter zamzam ketika sampai dibandara tujuan di Indonesia.

Info Penting : Umroh 12 Hari 19 Januari 2026, cuma 26,5 Juta Saja!

Larangan membawa air zamzam di koper bagasi mungkin terasa memberatkan bagi sebagian jemaah. Namun, penting untuk dipahami bahwa kebijakan ini dibuat untuk keselamatan dan kenyamanan semua penumpang. Dengan mematuhi aturan ini, jemaah turut berperan dalam memastikan kelancaran dan keamanan seluruh proses penerbangan. Alih-alih merasa kecewa, jemaah dapat memanfaatkan fasilitas yang telah disediakan. Hal ini juga menjadi pengingat bahwa tujuan utama ibadah umrah adalah mendekatkan diri kepada Allah Ta’ala, sementara oleh-oleh hanyalah bagian pelengkap dari perjalanan spiritual tersebut. Dengan memahami dan mematuhi aturan, jemaah dapat menjalankan ibadah dengan lebih tenang dan fokus.

Atas informasi ini kami PT. Amanu melarang jamaah untuk membawa cairan termasuk air zamam diatas batas maksimal yang telah ditetapkan sesuai peraturan yang berlaku. Kami tidak bertanggung jawab atas apa yang terjadi terhadap koper jamaah apabila ada yang nekat atau memaksakan tetap membawa cairan atau air zamzam ke dalam koper secara berlebihan diatas batas maksimal yang sudah di tetapkan.