AstraZeneca - Amanu

Kerja Sama Saudi Dengan AstraZeneca Dirikan Pusat Penelitian Klinis

Kementerian Investasi mengumumkan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dengan Perusahaan AstraZeneca, Selasa (14/9). Kerja sama dilakukan untuk meningkatkan bisnis perusahaan di Arab Saudi, beriringan dengan Urusan Kesehatan di Kementerian Garda Nasional.

Dalam sebuah pernyataan, Kementerian Investasi mengatakan kesepakatan itu bertujuan untuk mengeksplorasi peluang mendirikan pusat penelitian klinis kelas dunia di Arab Saudi, serta mendukung ambisi Kerajaan menyediakan produk farmasi terbaik dan paling inovatif kepada pasien.

Baca Juga : Peneliti di Madinah Klaim Keberhasilan Pengobatan Covid19

Dilansir di Saudi Gazette, Rabu (15/9), MoU ini juga menargetkan peningkatan pengawasan proyek manufaktur lokal AstraZeneca dengan mitra lokalnya, sampai ke tahap pasokan komersial.

Menteri Investasi Eng. Khalid Al-Falih, mengatakan MoU ini akan memperkuat kemitraan strategis bagi Saudi dan perusahaan internasional di sektor kesehatan Kerajaan.
“MoU akan digunakan untuk memajukan kemampuan besar sektor perawatan kesehatan di Kerajaan, baik di bidang penelitian, studi atau uji klinis, yang mengarah pada penyediaan persiapan medis dan obat-obatan, dengan cara meningkatkan layanan yang diberikan di bidang kesehatan,” kata dia.

CEO Kementerian Kesehatan Garda Nasional, Bandar Al-Knawy, mengatakan MoU tersebut memberikan kesempatan bagi sektor kesehatan dan perusahaan lokal mendapatkan manfaat dari perkembangan terkini di industri farmasi.

Kesepakatan dengan AstraZeneca dinilai membuka pintu bagi perusahaan internasional terkemuka berpartisipasi dalam meningkatkan kemampuan sektor perawatan kesehatan di Kerajaan, serta mendapat manfaat dari tingginya permintaan akan layanan kesehatan.

Sementara itu, Vice President AstraZeneca Dr. Blaine Inkiso mengatakan, MoU tersebut membentuk penguatan hubungan investasi perusahaan di Kerajaan dengan mengevaluasi banyak peluang kemitraan penting dengan institusi kesehatan di Kerajaan Saudi.

Baca Juga : Segera di Buka Pendaftaran Program Beasiswa Internasional Universitas Islam Madinah (UIM)

Patut dicatat, AstraZeneca adalah perusahaan farmasi dan bioteknologi multinasional Inggris-Swedia dengan kantor pusat di Cambridge, Inggris.

Perusahaan ini memiliki portofolio produk untuk penyakit utama dan telah terlibat dalam pengembangan vaksin Oxford-AstraZeneca Covid-19, salah satu vaksin yang disetujui di Kerajaan.

 

Sumber : ihram.co.id

Leave A Comment

All fields marked with an asterisk (*) are required

× Hubungi Kami