Jadwal Terbaru Masuk Hijr Ismail bagi Perempuan
Bagi jemaah perempuan yang berencana melaksanakan umrah, memahami prosedur terbaru menuju Hijr Ismail menjadi hal penting. Otoritas Masjidil Haram kini mengarahkan jemaah perempuan mengikuti sistem antrean yang lebih tertata untuk memasuki area tersebut.
Panduan terbaru ini tampil pada layar informasi resmi di King Fahd Gate (Pintu 79) Masjidil Haram. Jemaah perempuan tidak lagi langsung menuju Hijr Ismail, melainkan harus menunggu giliran sesuai arahan petugas keamanan. Jemaah perempuan yang ingin salat di Hijr Ismail perlu datang lebih awal dan bergabung di area antrean yang berada di depan Pintu 75, 76, atau 77.
Selanjutnya, petugas keamanan akan memanggil jemaah secara berkelompok. Setelah mendapat giliran, jemaah dapat mengikuti arahan petugas hingga memasuki Hijr Ismail. Sistem ini membantu menjaga kelancaran arus jemaah sekaligus mengurangi kepadatan di sekitar Ka’bah.
Baca Juga : Mengenal 5 Pintu Masuk Utama Masjidil Haram
Jam Akses untuk Jemaah Perempuan
Berdasarkan informasi yang ditampilkan pada layar resmi di Gate 79, akses menuju Hijr Ismail bagi jemaah perempuan saat ini tersedia pada:
- Pukul 06.00–09.00 waktu Arab Saudi
Jadwal tersebut dapat berubah sewaktu-waktu menyesuaikan kondisi operasional dan tingkat kepadatan di Masjidil Haram.
Baca Juga : Mengenal Beberapa Pintu di Masjid Nabawi
Tips agar Peluang Masuk Lebih Besar
Agar ibadah berjalan lebih nyaman, jemaah disarankan:
- Datang lebih awal sebelum antrean semakin panjang.
- Menjaga wudu sebelum memasuki area antrean.
- Membawa botol semprot kecil berisi air untuk memperbarui wudu tanpa harus keluar dari antrean jika diperlukan.
- Mematuhi seluruh arahan petugas keamanan selama proses masuk berlangsung.
Mengapa Hijr Ismail Istimewa?
Hijr Ismail merupakan bagian dari fondasi asli Ka’bah. Karena itu, banyak ulama menjelaskan bahwa salat di dalam Hijr Ismail memiliki keutamaan sebagaimana salat di dalam Ka’bah.
Baca Juga : MITOS atau FAKTA, Benarkah Amal Buruk Kita Akan Langsung Dibalas Sama Allah di Tanah Suci?
Kesempatan untuk memasuki area ini sering kali terbatas karena tingginya jumlah jemaah. Oleh sebab itu, memahami prosedur antrean terbaru dapat membantu jemaah Indonesia mempersiapkan ibadah dengan lebih baik dan menghindari kesalahan saat berada di Masjidil Haram.
